Postingan

Menampilkan postingan dengan label Yesterday In Bandung

Bagaimana Menulis Novel Kolaborasi

Mau tahu bagaimana cara menulis novel kolaborasi? Pertama, tentukan dulu tema yang mau diangkat. Kedua, tiap orang tentukan satu pemeran utama. Jadi, di novel kolaborasi, untuk kasus saya, ada lima tokoh utama yang akan bercerita secara bergantian. Misalnya, bab 1 adalah tokoh A yang ditulis oleh A. Bab 2 diceritakan dari sudut tokoh B, ditulis oleh B. Dst. Pastikan kalian sudah menentukan mau seperti apa pembagian ceritanya, porsi per penulisnya. Ketiga, dari tema dan para tokoh, tentukan premis cerita. Keempat, dari premis, kembangkan menjadi outline atau kerangka naskah agar terlihat jumlah perkiraan bab dan bagaimana kalian sebagai penulis membagi porsi tulisan. Misalnya, perkiraan dari awal sampai akhir adalah 20 bab. Jika ada lima penulis, maka masing-masing mendapat 'jatah' 4 bab. Kita lihat juga minimal jumlah halaman yang ditentukan penerbit. Biasanya adalah 150-250 halaman. So, jika kita punya 20 bab, maka: 150 halaman/20 bab = 7.5 halaman/bab Jadi, t...

Bagaimana Rasanya Menerbitkan Novel Pertama?

Gambar
Terharu dan bangga :) Buku atau novel pertama saya yang diterbitkan oleh penerbit mayor berjudul Yesterday in Bandung [2016, Elex Media Komputindo]. Novel ini adalah sebuah novel kolaborasi yang ditulis oleh lima orang. Mendapatkan tiket untuk menulis novel ini bisa dibilang keajaiban. Karena, sebelumnya Elex menyeleksi 50 peserta berdasarkan o utline aka kerangka karangan untuk mengikuti gathering p enulis, kemudian membagi ke 10 kelompok yang berisi 5 orang/kelompok, lalu dikerucutkan lagi menjadi tiga kelompok, dipilih berdasarkan o utline. Ini penampakan sampulnya: Lebih lengkapnya saya menuliskannya di blog saya: Menulis Novel Keroyokan - Kolaborasi Sekarang, saya masih tertatih untuk bertelur novel lagi :).

Riset dalam Menulis Buku

Gambar
Setiap saya menulis buku/novel/jurnal, saya wajib untuk riset. Kalau jurnal ilmiah, sudah pasti ya harus riset karena sebuah argumen ilmiah itu didasari oleh penelitian dan didukung oleh penelitian-penelitian lain terutama yang sejenis. Klo fiksi? Walaupun fiksi atau rekaan, bukan berarti mengabaikan proses riset. Riset diperlukan untuk mendukung tulisan kita bahkan fiksi sekali pun. Btw, maafkan saya, tetapi saya akan menulis tentang buku-buku saya di sini yang mungkin selalu saya bahas setiap kali saya menjawab pertanyaan tentang kepenulisan atau pun yang terkait :). Mohon dimaklumi. Ok, kita mulai dari Yesterday in Bandung. Ketika saya menulis novel Yesterday in Bandung [YiB] [1] [2] , saya "memerankan" tokoh Shaki, seorang mahasiswi baru yang merantau ke Bandung dan kuliah di ITB. Latar belakang saya sebagai penulis adalah orang Palembang, yang tidak pernah ke Bandung apalagi ke ITB. Bagaimana saya menuliskan tempat dan keadaan yang tak pernah saya lalu...

Menulis Novel Keroyokan - Kolaborasi

Gambar
Saya selalu mengaungkan kalimat, "Tuhan selalu memberi hadiah pada yang tidak menyerah."  Entah kapan, bisa saja besok atau tahun depan, sepuluh tahun kemudian, atau setelah berpindah alam nanti. Tapi, pasti hadiah itu datang, beragam bentuk dan caranya.  Saya, sebelas-sepuluh tahun lalu sudah berniat menjadi seorang penulis novel karena saya merasa Tuhan memberi saya ide meski saya termasuk amat jarang membaca novel, komik pun jarang -waktu itu lagi booming anime, fokus saya nonton anime-. Niat itu saya sampaikan pada teman sebangku saya waktu SMP, Dona Tasniah namanya. Saya berkata, "Lima tahun lagi novel saya terbit."  Jika dihitung dari ucapan saya, seharusnya lima tahun setelah itu adalah 2010. Sayangnya, saya masih mengalami berbagai penolakan editor *hiks*, baik kirim naskah langsung atau ikut kompetisi. Lima tahun kemudian, 2015. Saya berkesempatan mengikuti kompetisi outline yang diadakan oleh Elex Media Komputindo dan memberi sa...

Lomba Menulis Surat Cinta Februari 2016

Gambar
"Mereka bilang, bulan Februari itu bulan penuh cinta. Biarpun buatku setiap bulan, hari, bahkan detik adalah saat-saat penuh cinta. Khusus buat kamu. Iya, kamu. Langit Biruku."  Cieeee, gombal, bikin baper jomblo-jomblo yang nggak punya objek buat digombalin #eh.   Sehubungan dengan Talkshow dan Launching Novel Kolaborasi Elex yang akan diselenggarakan pada 14 Februari 2016 di Gramedia Matraman, kami Tim Biru (Eternal Flame) dan Tim Merah (Yesterday in Bandung) sepakat untuk meramaikan event ini dengan lomba “Menulis Surat Cinta”. Yup, sesuai namanya, para peserta yang ingin ikut lomba harus menulis surat untuk seseorang, sekali lagi... yang dicintai secara diam-diam... #baper tingkat dewa. 

Yesterday in Bandung [Novel Elex]

Gambar
Keterangan : Judul : Yesterday in Bandung Penulis : Rinrin Indrianie, Ariestanabirah, Delisa Novarina, Puji P.Rahayu, NR Ristianti Penerbit : Elex Media Komputindo Genre : Roman, Drama Tanggal terbit: 04 Januari 2016 Harga: Rp 54.800 Sinopsis : Yesterday, all my troubles seemed so far away ( Yesterday, The Beatles) Seperti lima nada membentuk satu harmoni lagu, mereka memiliki masalah dan masa lalu yang bersinggunggan.  Shaki, gadis Palembang dengan masalah korupsi sang ayah. Zain, pemuda desa yang gila harta dan terjebak pergaulan hitam. Tania , gadis riang yang masa lalunya kelam. Dandi, pemuda tampan yang lari dari bayang-bayang masa lalu. Dan Aline , pemilik kos yang menyimpan banyak misteri. Hidup di tempat tinggal yang sama membuat mereka menyadari bahwa semua punya cerita di hari kemarin, untuk dibagi hari ini. Baca Online Preview Novel Yesterday in Bandung

Yesterday in Bandung Playlist

Gambar
Dear, Pembaca.   Pagi menjelang siang ini saya akan menyuguhkan playlist untuk novel tim, Yesterday in Bandung yang insya Allah akan rilis melalui penerbit Elex Media Komputindo (nyengir).  Di bawah ini ada enam belas buah lagu yang jadi napas tiap bab di Yesterday in Bandung. Sayangnya tidak ada lagu lokal *hiks* meski saya sempat ingin nyomot lagu Sherina yang Simfoni Hitam tapi... tidak bisa dimasukkan~  Oke, sebelum baca novelnya simak dulu enam belas buah lagu yang menjadi playlist Yesterday in Bandung ya! Cekidot!

Menyeruput Teh Hijau

Gambar
Hallo! Saya tadi menyeruput teh hijau favorit saya ditemani notes 10 bab Yesterday In Bandung. Tanpa terasa ini sudah akhir maret. Sesuai kesepakatan tim, akhir maret draft naskah sebaiknya kelar~ Sesuai outline , harusnya sudah bab akhir tapi karena perkembangan cerita, tulisan itu harus dilanjutkan *sigh* Nggak ngerti ya? Wkwkkwkwk. Kini saya sedang berkutit dengan bab 11 dari proyek tim, menurut perhitungan saya ini adalah part terakhir saya sebelum klimaks di bab akhir.