Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2016

Keajaiban Kata

Gambar
Saya selalu merasa saya sendirian berkecamuk dalam sesuatu yang disebut impian. Pikiran anak kecil yang diselimuti keinginan dan keoptimisan masih melekat hingga detik ini meski usia saya bukan anak kecil lagi. Saya selalu sendirian bersama impian saat itu, tidak ada suara yang terdengar atau mungkin suara itu terabaikan.
Saya selalu terharu sewaktu bertemu orang-orang yang mendukung impian saya, mengucapkan kata-kata yang dirindukan. Sederhana, "Kalau suka, lanjutkan. Jadilah professional." atau hal senada lainnya. Karena, saya tidak mendengar hal itu bertahun-tahun dan sibuk sendirian hingga benak saya mencemooh kalau yang saya impikan atau usahakan di mata orang lain hanya remah-remah dan tidak pantas diperjuangkan. Tetapi, sewaktu ada orang yang 'dewasa' dalam pemikiran dan sudut pandang, maka orang-orang 'dewasa' itu akan melihat sisi lain untuk sesuatu yang diremehkan orang lain tetapi ngotot saya lakukan. Saya ingin menjadi orang 'dewasa' yang…

Pindah Jurusan? Oke.

Gambar
Usia 17 tahun, sebenarnya saya sudah tahu ingin belajar/jurusan apa sehingga saya memilih jurusan seni musik Universitas Negeri Jakarta untuk pilihan ketiga walau ketika di rumah dan bilang saya ingin belajar musik, ditanya, "Musik, mau jadi apa?". 
Pilihan satu dan dua, diisi mengikuti 'kehendak orang' yaitu kedokteran umum dan gigi. Begonya, saya baru tahu ada ujian praktek untuk seni musik di hari kedua SPMB. Ya udah, gagal. Sementara kedokteran mah... ya... ikut-ikutan aja, nggak lulus ya udah.
Tahun kedua mencoba, SPMB beralih ke SNMPTN. Karena ketinggalan satu tahun dari teman-teman seangkatan SMA, saya masa bodoh dengan pilihan jurusan. Apa yang disarankan orang tua atau melihat prospek sebuah jurusan menjadi faktor saya terjebak di dunia TI, pokoknya kuliah.
Lulus dari mulut buaya, saya sangat menyadari kalau dunia saya bukan IT/TI sehingga ketika harus cari kerja dengan gelar S.Kom, berat banget. Lima tahun saya berkutat di IT, masa seumur hidup tersiksa? 

Streaming Musik di Tidido.com

Gambar
Akhir-akhir ini, saya menjadi pengunjung setia perpus. Untuk apa? Untuk fokus buat tugas atau tulisan~ 
Kalau di rumah, fokus sering diambil alih oleh tidur-nonton- dan berbagai hal yang bisa menyebabkan distraksi sementara kalau di perpus, fokus ke komputer, ke tujuan. 
Nah, gegara nggak punya fd untuk nyimpen lagu dan diputer sewaktu pakai komputer perpus, dan file ponsel tidak bisa dibuka di komputer, akhirnya saya cari situs untuk streaming sembari berselancar di dunia maya. Tap! Saya ketemu beberapa situs, tapi yang paling favorit hanya satu...

http://tidido.com

Saya menemukan lagu-lagu Jepang di sana dan bisa unggah juga :). Bahagia~
Jadi, tiap kali ke perpus, saya langsung menuju situs itu dan login, menghidupkan playlist. 
Dan, gara-gara suka mojok di perpus juga, saya jadi pengguna google doc -lebih praktis dibanding kirim file ke surel - unduh - edit - kirim surel versi revisi.  Nah, kalau kamu... apa situs streaming musik favoritmu?

Magnet Cuci Gudang Buku

Gambar
(Antrian Gramedia Big Sale)
Akhir tahun dan cuci gudang bagai dua sisi mata uang yang saling melengkapi. Keduanya menjadi magnet bagi pemburu diskon. Dalam kasus kali ini adalah cuci gudangnya penerbit besar di Indonesia, Gramedia yang berlangsung dari tanggal 8-22 November 2016 bertempat di Taman Tekno, XI Blok D 12-15. Cuci gudang dimulai dari pukul 8 pagi hingga 3 sore.
Saya tiba di Gramedia Sale jam setengah satu (padahal dari rumah jam setengah sembilan). Beruntung saya sudah zuhur dan ke toilet sewaktu di stasiun Rawa Buntu sehingga ketika 'kudu' mengantri, saya tidak was-was.
(ID Pengunjung)
Saya menerima ID untuk masuk ke sale pukul setengah tiga, itu pun karena membludakya pengunjung sehingga pihak penyelenggara menambah kloter. Oh ya, cara masuknya adalah dengan ID dan ada jadwalnya. Tiap kloter berisi 100 orang, untuk satu jam. Jadi, saya kloter 8, yang mana artinya ada 800++ orang di sini (tiap keluarga dihitung satu, dan hari ini weekend).
Di sisi lain tempat me…

Civilization dan Kolonialisme di Indonesia

Gambar

Ringkasan Bacaan : Ruang Publik - Habermas

Gambar

Makanan Sebagai Kode Simbolik vs Doing Cultural Studies : Sony Walkman

Gambar

Tugas I Teori Kritis - Penerapan Mahzab Frankfurt Dalam Mengkritisi

Gambar

Tugas I Teori Kebudayaan : Naratologi Film

Gambar

Tugas III Pemetaan Cultural Studies - Pasar Baru

Gambar

Tugas II Pemetaan Cultural Studies - Konsumsi Media dan Kehidupan Sehari-Hari

Gambar

Tugas I Pemetaan Cultural Studies : Asian as Method

Gambar