Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

Menulis Untuk Terapi

Gambar
Apakah saya menulis setiap hari?Kalau untuk menulis buah pemikiran, hampir setiap hari. Saya seorang introver dan sulit mengekspresikan perasaan via verbal ataupun raut muka. Pernah HRD di kantor bingung karena ekspresi saya datar padahal baru saja dikasih tahu kalau saya naik gaji sekian. Saya senang, tapi memang saya nggak bisa mengungkapkan itu. Orang-orang juga akhirnya menilai saya cuek dan emosinya sulit ditebak atau… saya akan menunjukkan default, saya akan berusaha ramah sepanjang waktu.Oleh karena kesulitan itu, saya "melarikan" sebagian besar perasaan saya ke tulisan/musik. Saya menulis jurnal harian/notes/puisi/kutipan baik itu di buku tulis/notes/ponsel.Biasanya, ketika ada yang ingin diungkap, pasti saya buru-buru mencari pena/buku/ponsel, apa pun yang bisa digunakan untuk mencatat. Ada perasaan menggebu-gebu tatkala kita memiliki ide/uneg-uneg/perasaan yang ingin diungkap, tetapi kesulitan. Saya pun selalu membawa buku kecil dan pena kalau saya di…

Sistem Pembayaran Royalti Penulis

Bagaimanakah sistem pembayaran royalti buku ke penulis? Sistem pembayaran royalti berdasarkan pengalaman saya menerbitkan novel, ketika naskah di-acc penerbit maka penulis akan menerima kontrak MoU yang memuat berapa besaran royalti [8–12% sesuai kebijakan penerbit, rata-rata 10% per buku] dan peraturan apa saja yang berlaku antara penerbit dan penulis.Setelah tanda tangan MoU dan diserahkan kembali ke penerbit, maka penerbit akan mengirimkan DP [down payment] sebesar 5–10% dari jumlah eksemplar keseluruhan [sekitar 2000 eksemplar]. Jangan lupa kalau ada PAJAK PENULIS sebesar 15% yang dipotong dari pendapatan penulis.Royalti akan dibayarkan 2x per tahun [Januari dan Agustus] setelah novel diterbitkan hingga masa kontrak habis [biasanya 3 tahun setelah terbit]. Setiap royalti cair, penerbit akan mengirimkan bukti transfer dan berapa banyak buku kita yang terjual pada periode per 6 bulan tersebut.Setelah tiga tahun atau buku kita tidak laku lagi, maka sisa bukunya akan digunaka…

Penulis Favorit

Gambar
Siapa penulis favoritmu? Mengapa kamu menyukai tulisan-tulisannya? Dan Brown. [1][2] Saya kepincut novel-novelnya Dan Brown sejak lulus SMA, ketika tak sengaja nemu novel Angels & Demons yang ternyata dipinjam oleh tante saya dari temannya :). Setelahnya, saya membaca Da Vinci Code diikuti novel-novel selanjutnya meski ada juga yang belum saya baca, terakhir baca Origin. Saya suka tema yang diangkat Dan Brown: thriller - ilmu pengetahuan/seni - agama/simbol. Tentu, yang paling membekas di ingatan saya adalah Angels & Demons karena dia 'bermain' dengan setting vatikan dan para paus. Saya juga menonton semua hasil live action novel-novelnya.Pandji Pragiwaksono[3][4] Saya tahu nama Pandji Pragiwaksono sebagai presenter TV. Namun, ketika bukunya berjudul Indiepreneur dipromosikan oleh penerbit Bentang Pustaka via Twitter, saya langsung tertarik dengan kutipan-kutipannya. Saya beli dan baca, lalu mulai membaca buku-buku lain yang ditulis Pandji serta mulai menonton stand…