Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kepenulisan

Mengapa Menjadi Penulis Webtoon Tidak Semudah yang Dibayangkan? Ini Tujuh Kendalanya

 Saya menjawab ini berdasarkan pengalaman saya sebagai editor komik sekaligus penulis, ya. Hal ini juga berlaku ke webtoonist~ Kendala yang biasanya ditemukan pada penulis pemula adalah: Belum bisa merumuskan premis (karakter + tujuan + halangan/urgensi). Kalau ditanya karakternya seperti apa? Tujuannya apa? Halangannya apa? Urgensinya apa? Banyak yang belum mampu menjabarkan atau merumuskannya. Padahal, premis adalah hal pertama yang dinilai editor. Diminta menulis sinopsis 1–1,5 halaman yang mencakup awal hingga akhir cerita, malah nyembunyiin akhir cerita… alasannya, biar jadi kejutan. Halo! Editor itu orang yang harus tahu SEMUANYA , termasuk plot twist dan akhir cerita karena dia harus menilai keseluruhan ceritamu, bahkan sebelum menyentuh naskahmu. Jadi premis dan sinopsis itu penting! Tidak perlu rahasia-rahasiaan. Editor professional punya tanggung jawab pekerjaan, termasuk hal-hal yang terkait legalitas atau hak cipta. Diminta buat plot per episode berdasarkan struktu...

AI (Akal Imitasi) dan Masa Depan Penulis: Pedang Bermata Dua yang Tak Bisa Diabaikan

Gambar
  Menurut pendapat saya, merebaknya AI (Akal Imitasi atau Artificial Intelligence) terutama dalam penerbitan-penulisan (hingga industri kreatif) bisa menjadi pedang bermata dua.   AI untuk awam: AI adalah alat yang bisa menjadikan siapa pun menjadi "penulis", "desainer", "ilustrator", "musisi", "pembuat film" dsb hanya dengan menulis prompt dan klik. GRATIS. Meskipun tanpa kepemilikan hak copyright . Mereka akan hype dengan AI karena membuat mereka bisa melakukan sesuatu tanpa harus bertahun-tahun latihan… praktis. Namun, kemampuan mereka tidak akan terasah seperti para professional yang belajar dari awal dan berproses selama bertahun-tahun. Ada jatuh-bangun, belajar-revisi hingga menghadapi industri nyata yang tidak dialami oleh para awam.   Ada sense dan pengalaman yang membedakan antara awam dan professional. Jika masuk ke lingkup industri, akan ada hal lain seperti,   "Kok tulisan ini template sekali? Mirip sama akun A, B, C...

Jangan Menulis Topik yang Tidak Kamu Pahami Sebelum Melakukan Ini

  Bisakah kita menulis sesuatu yang tidak familier? Jika ingin menulis sesuatu yang tidak familier bagi kita, maka kita perlu RISET. Cara riset bisa dengan membaca banyak buku/jurnal, menonton berbagai film, series, dan podcast terkait, mengobservasi orang-orang. Jika punya budget, bisa konsultasi ahli. Sepenting dan segenting apakah sehingga kita ingin menulis tentang hal itu? Saya menyarankan, untuk mulai menulis atau memilih tema yang dekat dengan keseharian kita. Kenapa? Karena menulis sesuatu yang dekat dan familier akan membuat kita lebih rileks dan "tahu". Juga, untuk membiasakan kita menulis panjang dan SELESAI. Konsekuensi menulis yang "jauh" dari keadaan kita (tanpa riset proper dan sabar) adalah KEMALASAN dan berhenti di tengah jalan atau terlalu bingung untuk menuliskannya.

Pengalaman mengajukan naskah melalui Gramedia Digital Publishing System(DPS)

Gambar
  Saya pernah mengajukan naskah melalui DPS. Untuk yang belum tahu: DPS (Digital Publishing System) adalah sebuah portal berbasis web yang bertujuan untuk menjembatani penerbit-penerbit Kompas Gramedia dengan pengarang. Dengan adanya Digital Publishing System, sistem penerimaan dan pengelolaan naskah akan menjadi lebih terorganisir. Selain itu, pengarang juga lebih mudah untuk menyalurkan naskahnya ke penerbit.. (dikutip dari: situs DPS Gramedia) https://dps.gramedia.com/   Untuk kemudahan pengajuan… 10/10-lah. Namun, untuk lolos hingga terbit… ternyata susah minta ampun. Bahkan, untuk mendapat kepastian soal naskah kita pun sulit dan waktu tunggunya tidak sebentar.     Nyaris setahun sejak saya mengirim naskah terbaru saya, ke satu penerbit di DPS. Saya hanya pilih satu karena menganggap naskah saya paling cocok dengan penerbit tersebut. Sebelum naskah ini, saya pernah mengajukan setidaknya 2–3 naskah yang semuanya berakhir dengan status: BANK NASKAH...

Penulis vs Reviewer Buku

Saya pernah request review dari blogger buku (reviewer) sekitar 7-9 tahun lalu.  Tahapannya: 1. Cek dulu reviewer, riwayat bacaan dan review mereka, serta cocok nggak dengan target buku kita.  2. Kontak reviewer dan tawarkan buku kita GRATIS dengan harapan bisa direview dan ditayangkan di blog maupun sosial media reviewer. Kalau ada tarif, tanyakan di awal! Ada waktu yang mereka pakai untuk review terutama jika ini masuk ke marketing penulis/penerbit.  3. Mungkin budget terbatas, tetapi tetap service reviewer! Bisa kasih hadiah, bantu promosi blog/sosial media reviewer, aktif kolaborasi serta komunikasi.  4. Tidak memburu-buru reviewer kecuali ada kesepakatan tanggal review.  5. Setelah review rilis, hargai opininya baik itu oke banget atau penuh kritik. Ada juga reviewer yang akan kasih draft review mereka terlebih dahulu ke penulis. Jika acc, baru dirilis. Kalau tidak acc (misalnya rating jelek dan banyak kritik), bisa jadi review tidak naik.  Apakah bisa...

Cerita Sri Asih Ganis Bumilangit

Gambar
 Hai-hai!  Saya mau bagiin salah satu proyek yang saya tulis naskah + editorin yaitu SRI ASIH GANIS di #ceritaganis.   #Ceritaganis adalah salah satu lini konten yang mengangkat cerita SRI ASIH Rengganis ketika berusia 15-16 tahun dan kehilangan kucing kesayangannya. Kala mencari kucingnya, dia malah berhadapan dengan sindikat penjahat kejam yaitu MATA SERIBU. Bersama tim Bumilangit, #ceritaganis mencoba pendekatan utas Twitter: https://lnkd.in/gd3aZvXm di season 1. Di season 2, pendekatan yang dipakai adalah video reels di Instagram dan Youtube: https://lnkd.in/gtQbYR7D Silakan dibaca dan ditonton dengan GRATIS! #bumilangit #sriasih #rengganis

Mengapa Novel Indonesia Kebanyakan Menggunakan Elu-Gue?

  Bahasa gaul yang dimaksud apakah bagian dari " colloquial " alias bahasa sehari-hari? Lebih spesifik lagi adalah bahasa sehari-harinya orang Jakarta? Saya pernah ada di posisi pembaca/penonton yang kesal karena semua karya populer di Indonesia adalah jakartasentris -pusatnya adalah Jakarta-, bahasa yang digunakan 'elu-gue', kehidupan yang dibahas adalah kehidupan orang urban Jakarta. Semuanya merepresentasikan Jakarta, seolah Indonesia hanyalah Jakarta. Sebagai anak daerah [saya dari Palembang], saya akhirnya menjauhi novel-novel atau sinetron Indonesia dan lebih memilih novel terjemahan atau drama Korea/Jepang/telenovela. Karena apa? Karena saya merasa dianaktirikan dan nggak relate dengan gaya bahasa/kehidupan yang diceritakan oleh orang Indonesia. Itu Indonesia Ibukota… Indonesia urban, menengah ke atas. Sampai akhirnya, saya menulis dan tulisan saya memakai 'aku-kau' untuk merepresentasikan saya sebagai orang Palembang. Sehari-harinya memak...

Contoh Proposal Naskah dan Kerangka Plot Novel

Gambar
Hai, kali ini saya membagi bagaimana saya membuat proposal naskah dan kerangka plot dengan studi kasus novel "CUKO" yang diterbitkan oleh Laksana di tahun 2018.       Berikut contoh proposal naskah yang saya ajukan dan diloloskan oleh Diva Press/Laksana untuk novel solo kedua saya, CUKO.  Sementara kerangka atau rancangan plotnya dibagi menjadi tiga babak atau bagian/arc yaitu: bagian awal, tengah, dan akhir. Untuk lebih detil tentang proposal naskah dan kerangka karangan, kalian bisa cari kata kunci "kerangka cerita tiga babak" yang sering digunakan oleh para penulis di dunia. Semoga bermanfaat! Pembelian CUKO: Google Play Book   Shopee Tokopedia  

Langkah-Langkah Menerbitkan Buku Bagi Penulis Wattpad

  Jika naskahmu akan dibukukan/dipinang oleh penerbit. Langkah-langkah yang dilewati adalah: Dihubungi oleh perwakilan penerbit [biasanya editor] Ditawari untuk kerjasama dan diminta dokumen naskahmu serta data dirimu Penerbit mengirimkan perjanjian kontrak [MoU] dan DP sekian. Biasanya bakal dikontrak 3 tahun/buku dan cetakan pertama berjumlah 2000 eksemplar. Editor memberikan ulasan naskah [revisi] Editor memeriksa revisi. Jika acc, maka akan lanjut ke proses layout, cover, hingga dummy [contoh terbit]. Ketika selesai cover, editor biasanya akan kasih tahu. Bukti terbit dikirimkan 5–10 eksemplar ke penulis. Penulis bisa buka Pre-order juga. Bukumu mulai diterbitkan di toko buku dan sosial media penerbit Royalti dikirimkan per 6 bulan sekali hingga 3 tahun [lama kontrak dan jika masih ada royalti selama kontrak berjalan] Kalau best seller, kontrak diperbarui karena akan menambah jumlah eksemplar yang diproduksi. Perhatikan beberapa hal berikut: Cek kredibilitas penerbit. Go...

Butuh Berapa Tahun Untuk Pecah Telur Menjadi Novelis

Apakah kamu punya cerita sukses setelah gagal berkali-kali dan sempat putus asa? Di tahun ke-11 saya latihan dan/atau menulis novel, saya mau menyerah karena tidak ada tanda-tanda novel saya bakal diterbitkan. Sudah nggak terhitung berapa draft, berapa juga surat-surat fisik/elektronik cinta dari editor penerbit yang bilang naskah saya tidak lolos seleksi sampai saya print dan tempel di dinding kamar sebagai pengingat. Tapi, kesempatan muncul ketika Elex Media Komputindo mengadakan g athering untuk 50 penulis terpilih, pada tanggal 14 Februari 2015. Saya beruntung, o utline yang saya kirim, membuat saya terpilih mengikuti gathering itu. Saya yang dari Palembang langsung cusss ke Jakarta (untungnya dibolehin ortu, ditemenin juga). Di sana, saya dikelompokkan dengan 4 penulis lain dan diminta membuat outline n ovel dalam waktu 2 jam. Well, nggak saling kenal, tiba-tiba ditantang bikin o utline… Ternyata, dari 10 kelompok, 3 kelompok o utline -nya lolos dan bakal dijadikan novel utu...

Apa Itu Premis, Logline, dan Sinopsis

Apa bedanya logline, premis, dan sinopsis dalam sebuah penulisan naskah? Premis adalah satu kalimat yang memuat inti cerita dan biasanya punya formula: "[deskripsi karakter] + [aksi/tujuan]+[cara]". Dari formula ini, sudah bisa terlihat hook-nya seperti apa. Oh ya, di sini karakter belum diberi nama, tetapi menggunakan deskripsi karakter misalnya: seorang anak yang tidak punya kekuatan atau seorang putri lemah. Tujuan karakter haruslah sesuatu yang sulit, agar cerita tidak cepat selesai dan pembaca tidak bisa menebak akhirnya. Tujuan juga harus realistis, yang tidak bisa diselesaikan sejak awal sementara cara adalah bagaimana cara karakter mencapai tujuannya. Logline adalah penjabaran premis dalam 3-4 kalimat. Logline jangan terlalu panjang, dan jangan hanya memuat awal cerita. Logline harus mampu 'membungkus' garis besar cerita. Di sini sudah boleh pakai nama. Ada formula sendiri untuk logline, dan ini bukan patokan mati, tapi biasanya cukup membantu...

Pilih Karya atau Royalti?

Gambar
Bagi seorang penulis, mana yang seharusnya lebih diprioritaskan: karyanya terpublikasi atau pendapatan (royalti)? Kalau saya, ketika muncul keinginan menjadi penulis… maka yang saya pikirkan adalah bagaimana agar tulisan saya dipublikasi oleh penerbit mayor, diedarkan di toko buku, melihat buku sendiri di rak toko buku G. Saya tidak memikirkan royalti lantaran saya tahu sedikit sekali penulis yang bisa dibilang 'kaya' karena dia menulis [dalam konteks novel, ya]. Contoh yang saya anggap kaya dan berhasil, J.K.Rowling. +di keluarga saya, skeptis dengan penghasilan penulis. Jadi, ya udah, berapa pun royalti/pendapatan dari menulis, saya anggap sebagai bonus. Yang penting mah lolos editorial dan diterbitkan. Setelah berhasil terbit, baru mulai dengan branding diri sendiri sebagai penulis agar punya kapital [jumlah pengikut = kepopuleran = target penjualan]. Walaupun sebenarnya, lebih baik kalau branding sudah dimulai sebelum tulisan dipublikasi biar penulis untung, ...

Alih Wahana: Lirik Lagu ke Novel

Bagaimana cara menjadikan lirik lagu sebagai ide untuk menulis novel? Saran saya: Pilih lagu yang mau kembangkan menjadi novel, pelajari dan hayati makna liriknya (+video klip kalau ada) Mulai dengan karakter utama. Kamu mau karakter yang seperti apa? Masalah utama dia apa? Tujuannya di cerita apa? Kekuatan dan kelemahannya? Bagaimana cara dia mencapai tujuan? Apa halangannya mencapai tujuan? Seberapa urgensi tujuannya agar tercapai? Siapa yang bakal membantunya? Siapa yang bakal menjadi saingannya? Dll Poin 2 akan membawamu membuat sebuah premis Setelah premis ditemukan, kamu bersiap untuk membuat sinopsis dan menentukan 3 babak ceritamu Mulai menulis outline (ringkasan per bab) Tulis chapter 1 Tulis chapter-chapter berikutnya sampai tamat.

Cara Mendapatkan Tulisan Saya

Gambar
Bagaimana cara mendapatkan buku karya/tulisanmu? Semula Dijawab: Bagaimana cara mendapatkan buku karya/tulisan anda? Eh, jawaban ini promosi, dong :). Saya hanya penulis tidak produktif sih di dunia literasi (ketawa), nggak pernah best seller, nggak ada 'nama'. Tapi, numpang ngebacot sedikit, ya :). Ini novel-novel yang telah saya lahirkan melalui penerbit mayor: Udah dua tahun semenjak saya tidak punya novel baru >_<. Novel saya bisa didapatkan di: CUKO - mizanstore Kumpulan puisi: Bisa didapatkan di: https://penerbitharfeey.blogspot.com/2018/09/adlib-sebuah-hadiah-untuk-diriku-sendiri.html Kalau yang tulisan di platform: Wattpad: @Ariestanabirah Storial: ariestanabirah: Profil & Karya - Storial.co Tulisan coret-coret: Ariestanabirah Tulisan akademik: https://www.researchgate.net/profile/Nabilah_Rosyadah Sisanya, di akun Quora saya/sosial media >_<. Siapa tahu ada yang berkenan membeli/membaca/mengunjungi tulisan-tulisan acakadut saya~