Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2013

Cerita Bersama Coklat 2 (Mengapa)

Gambar
(source : http://www.wolfsonian.org/sites/default/files/Dynamo%20Cafe%20and%20Shop%20V.jpg)

Kau menghindar,
Berbisik di balik persembunyian.

Orang itu mengatakan hal yang ingin kau dengar
Tapi mengapa, kau mengabaikannya?

Kau menginginkannya
Kau meragukannya
Kau mengharapkan
Mencintai
Mendoakan

Tapi mengapa, menolak keberadaannya?

Orang itu datang padamu
Seseorang yang kau impikan

Tapi mengapa, kau melakukan hal yang terbalik?

Setelah ia pergi
Kau mencarinya, meneriakkan perasaan yang mungkin tidak terdengar karena tlah terluka

Mengapa?

Kau meragukannya, kan?

"Aku mencintaimu"

Kau ragu terhadap sesuatu yang tak kau ketahui alasannya.

The Story :

Saya duduk dihadapan Coklat sambil meminum cappucino sementara Coklat asyik dengan mocca-nya. Dari balik jendela, mata saya mengamati seseorang yang sedang berjalan menuju kafe dimana saya dan Coklat berada.
Coklat memandangi saya dengan tatapan penuh tanya, "Apa yang sedang kau lihat?" tanyanya. Saya tersenyum sambil menunj…

Dengar Mimpiku

Gambar
source : http://www.flexmedia.co.id/wp-content/uploads/2013/01/penjara.jpg
Ketika aku mengatakan tentang mimpiku
Tolong dengarkan
Ketika aku menceritakan tentang rencanaku
Tolong perhatikan

Jika ingin protes, nanti
Jika mau mencela, tunggu
Untuk menasehati, silahkan
Untuk meremehkan, juga silahkan

Asal kau mendengarkanku sebentar saja

Ini tentangku, cerita hidupku
Ini hidupku, waktu untukku
Ini waktuku meraih mimpi
Ini mimpiku, masa depanku

Ketika aku menyatakan tentang impianku
Tolong dengarkan
Ketika aku membicarakan tentang keinginanku
Tolong perhatikan

Jika ingin marah, silahkan
Jika tak suka, terserah
Memaksa atau mengalah
Meninggalkan atau melanjutkan

Asal kau mendengarkanku, sekali cukup.

Ini inginku, ini mauku
Ini rencanaku, masa depanku
Ini diriku, ini ambisiku
Ini takdirku, inilah aku

Mengapa tak beri aku kesempatan untuk mencoba jadi yang kuinginkan?
Mengapa tak kau sendiri yang mencoba? Jangan lampiaskan ambisi padaku!

Mengapa tak beri aku kesempatan untuk mewujudkan mim…

Sama

Gambar
source (http://3.bp.blogspot.com/-gI6ImjHCV9s/TaiNeM2kBXI/AAAAAAAAAkI/ZEruLEc2d7c/s1600/tumblr_l1ee5xNYWN1qava3so1_400_large.jpg )

Senyuman itu terlihat
Sama seperti senyum yang lainnya
Yang berbeda hanyalah cara memandangnya
Yang berbeda adalah cara mengintepretasinya

Mengikuti, sama, tanpa perbedaan

Rasanya begitu sedih
Ada sesuatu yang tidak bisa diterima
'Sama seperti yang lainnya'
Padahal dipandang dengan cara yang berbeda

Terlalu banyak menuntut
Terlalu banyak mengeluh

Kurang bersyukur
Padahal itu adalah kebaikan

Hanya saja kebaikan itu disalah artikan
Hanya saja kebaikan itu dianggap istimewa

Nyatanya itu adalah kebaikan
Hanya kebaikan
Soal kebaikan.

Kau tetap tidak mengerti, kan? ^_^.