• The Dreams have lost

    Aku masih mengingat, dimasa lalu kita pernah bermimpi
    Bersama, kita akan menaklukan apa yang kita sebut dengan "mimpi"
    Kau dan aku, jika kita bersama, kita pasti bisa
    Melewati dinding khayalan menuju gerbang kenyataan

    Dan disini aku masih berfikir, dimasa lalu kita adalah sang pemimpi
    Kita terus bermimpi, seakan-akan takkan ada yang mampu mengoyahkan kita
    Kita terus melalui scene demi scene, terus..sampai pada akhir skenario
    Kita masih menjadi pemimpi?
    Yeah..selamanya kita adalah pemimpi

    Sekarang kita masih bermimpi, terus bermimpi
    Mimpi yang tak akan pernah menjadi kenyataan
    Impian kita telah terbuang
    Impian kita tetaplah sebuah mimpi
    Kita bukannya tidak mencoba,
    Hanya saja skenario untuk kita adalah berbeda
    Kita harus menyerah?
    Kita harus selesaikah?
    Kita masih terus bermimpi...

    Suatu hari, kita akan terbangun dalam balutan sinar matahari
    Yeah...kita telah keluar dari mimpi yang menghanyutkan kita
    Terima kenyataan dan mencoba menjalani getirnya kehidupan
    Kita pasti bisa menghadapinya

    Aku hanya bisa tersenyum, dan kau hanya bisa membalasnya
    Kita adalah para pemimpi yang hebat
    "Lebih baik bermimpi daripada takut untuk itu"
    Setidaknya kita telah pernah merasakan bagaimana impian itu

    Dan...

    Ketika impian kita hanyalah menjadi impian
    Titipkan air mata dan rasa kecewa kepada Tuhan
    Suatu hari kita akan mengganti segala kepahitan ini
    Dan suatu hari nanti kita siap untuk bermimpi kembali

    Tetaplah bermimpi, my friend...





    Note :

    Impian tlah terbuang, itu adalah judul asli dari puisi ini..saya bingkiskan khusus untuk seorang sahabat saya yang bentar lagi akan melepas masa mudanya menjadi masa tua wkwkwk, bercanda *_*, bentar lagi dia akan nikah...yeah..kurang lebih satu mingguanlah...dia akan nikah pada 12-12-2010. Happy wedding for her ^_^

    Kenapa saya menulis puisi seperti ini?
    Huft...yeah...sebenarnya saya sudah lama mendengar kabar pernikahannya, sudah setengah tahun yang lalu, dan baru-baru ini, karena hampir mendekat ke hari-H, saya kembali mengenang masa-masa persahabatan kami pada waktu SMA dulu.

    Dia adalah salah satu sahabat terbaik saya, yeah...saya sangat menyukainya >_<
    Dulu...saya pernah bercita-cita menjadi seorang dokter bedah, dan dia menjadi seorang dokter gigi, saya telah seenaknya mengkhayal tentang masa depan kami...yeah...kami bisa membuka klinik bersama dimasa depan nanti, mengenang impian itu..saya jadi bersedih, dia harus menikah diusianya yang masih belum menginjak kepala dua...

    Disaat saya dan orang-orang lain berfikir untuk impian...disisi lain ada orang yang harus membuang jauh-jauh impiannya, bukannya orang-orang seperti itu tidak bisa bermimpi kembali..tapi...mimpinya akan berubah, yeah..pasti berubah...bukan menjadi seperti impian kami dahulu kala -_-

    Saya sendiri sudah membuang jauh impian menjadi seorang dokter itu....
    Nggak ada bakat!wkwkwk

    Ntar gawat pasian kalau dokternya saya hahahaa, ketakutan pasti!!

    Ehm...saya bingung untuk menyampaikan bagaimana perasaan saya...
    Saya bahagia karena dia akan menikah, tapi disisi lain saya merasa sedih..
    Yeah...saya merasa ini terlalu cepat untuknya...

    Tapi...yang bisa saya lakukan hanyalah berdoa dan memohon pada Tuhan
    Agar kami semua diberikan yang terbaik...
    AMIEN...